MALIWOWO, LUWU TIMUR - Pasca menerima informasi terkait bencana longsor yang melanda Desa Maliwowo Kecamatan Angkona pagi tadi sekitar pukul 050 wita, Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler turun langsung meninjau lokasi bencana tersebut, Jumat (12/05/2017).
Berdasarkan data dan Informasi yang di himpun dilapangan, korban meninggal dunia akibat musibah longsor ini mencapai 7 orang. Empat orang berjenis kelamin laki-laki yakni Darwis, Oga, Sul dan Haerul. Sementara dua orang lainnya berjenis kelamin perempuan yakni Nanni dan Erna.
Sementara korban yang mengalami luka-luka juga berjumlah 7 orang. Tiga orang berjenis kelamin laki-laki yakni Sandi, Ical dan Cummang. Sementara empat orang lainnya berjenis kelamin wanita yakni Sindi, Emi, Mama Sandi dan Mama Candra.
Para koban meninggal dunia tersebut saat ini telah di evakuasi oleh pihak BPBD Lutim beserta bala bantuan lainnya di RSUD I Lagaligo Wotu Lutim beserta korban luka-luka. Kerugian ditaksir miliaran rupiah.
Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler juga tampak ikut serta membantu proses evakuasi warga dilokasi bencana longsor termasuk memantau langsung proses pembersihan material longsor yang masih berada dijalan raya. Akibat bencana longsor ini, jalur trans malili-tarengge lumpuh sementara waktu.
Ditemui dilokasi bencana, Husler menghimbau seluruh warga agar tidak mendekati wilayah Longsor. Pasalnya kata Husler, dengan kondisi intensitas hujan yang masih tinggi, bencana longsor susulan, bisa saja terjadi.
"Saya imbau, warga jangan dulu mendekati area longsor, bencana susulan masih bisa saja terjadi. Apalagi jika melihat intensitas hujan yang cukup tinggi. Mencegah lebih baik" kata Husler dihadapan warga.
Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga mengatakan pemerintah daerah bersama seluruh elemen terkait telah melakukan berbagai upaya untuk membantu para korban dan mengupayakan agar jalur transportasi kembali berjalan normal.
“Kepada masyarakat yang ditimpa musibah dari Allah SWT agar tetap tabah dan bersabar. Bencana Ini adalah cobaan sekaligus peringatan bagi kita semua agar lebih peduli terhadap alam” ucapnya lagi.
Husler juga memerintahkan seluruh dinas terkait untuk menginventarisir langkah-langkah taktis yang diperlukan untuk membantu meringankan beban masyarakat. Hingga berita ini diturunkan, aktivitas alat berat masih terlihat memindahkan material longsor untuk melancarkan jalur transportasi Malili-Tarengge. (hms)

































0 thoughts on “Akibat Longsor, Desa Maliwowo Alami Kerugian Miliaran”