Ronny Abbas Bantu Korban Banjir di Malangke Barat
By Anonim Juli 10, 2017 Berita Utama , Peristiwa
SPOTDESA - Bencana banjir yang melanda Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara, baru baru ini, menimbulkan banyak kerugian, baik material maupun non material.
Pemukiman warga terendam, lahan pertanian serta sarana infrastruktur jalan, dan sekolah ikut terendam. Bencana banjir ini melumpuhkan aktifitas warga, anak sekolah terpaksa diliburkan, mereka sibuk mengurus ternak, perkebunan dan pertanian serta menyelamatkan barang barang mereka.
Banjir ini disebabkan luapan air Sungai Rongkong, Sungai Baliase, dan Sungai Masamba. Kepedulian serta uluran tangan dari pemerintah menjadi harapan untuk meringankan beban mereka.
Salah seorang yang peduli dengan sesama, Ronni Abbas. Pengusaha sukses asal Luwu Utara tersebut turut prihatin. Pengusaha muda asal Kabupatem Luwu Utara yang sukses di Jakarta ini ikut membantu meringankan beban warga di kampung halamannya.
Ronni Abbas, yang biasa disapa Bang Ronni, turut merasakan penderitaan korban banjir yang terjadi di dua desa di Kecamatan Malangke Barat (Malbar) Luwu Utara.
Sebagai bentuk kepedulian, diwujudkan dengan penyerahan bantuan sembako ke korban banjir di dua desa, yakni Desa Cenning dan Desa Wara, pada Rabu 7 Juni 2017.
Bantuan 40 paket bahan pokok (Sembako) diserahkan saudari Ronni Abbas, Susan, langsung ke korban banjir di dua desa tersebut.Susan, mengatakan, Ronni Abbas tidak bisa hadir, karena ada urusan penting dan masih berada di Jakarta.
“Beliau (Ronni Abbas, red) peduli korban banjir Malbar, Lutra, dengan menyerahkan bantuan sembako. Kami berharap, dengan kepedulian ini bisa meringankan beban warga yang menjadi korban banjir,” ujar Susan.
Ia berharap, semoga banjir cepat surut, karena warga sudah mengeluh. Kasihan masyarakat sudah sekitaran 20 hari terendam air.
Ronni Abbas membenarkan penyaluran bantuan sembako bagi korban bencana banjir yang melanda wilayah Malangke Barat itu.
“Hanya sekedar meringankan beban para warga korban banjir dan semoga bermanfaat,” ujarnya. (***)
Satu Tewas, Dua Warga Belum Ditemukan Di Sungai Desa La'loa Luwu
By Unknown Mei 12, 2017 Berita Utama , Peristiwa
![]() |
| Foto saat banjir di desa lamasi pantai kabupaten luwu |
DESA LA'LOA, KABUPATEN LUWU - Sungai di Desa La'loa kecamatan larompong selatan memakan korban. Sebanyak lima warga larompong hanyut terseret air, satu ditemukan tewas,dua orang hilang dan dua ditemukan selamat.
Peristiwa ini terjadi pada hari Jumat 12 Mei 2017 sekira pukul o3.00wita. Kelima warga diketahui pulang mengambil kayu di bukit sutra. Dalam perjalanan pulang melalui sungai Laloa mereka diterjang banjir.
Menurut Jihat Kepala Badan Bencana Daerah Kabupaten Luwu Tim TRC BPBD luwu saat ini sudah berada dilokasi dan rumah duka." pencarian terhadap kedua korban terus dilakukan sementara ini di hentikan dikarenakan faktor lokasi dan cuaca yang tidak memungkinkan untuk dilanjutkannya pencarian,"katanya.
Berdasarkan laporan tim TRC, korban selamat yang di temukan berjumlah dua orang atas nama Anda (30), san Illang (30) dan 1 orang meninggal dunia atas nama Sainar (35), semntara dua orang lagi belum ditemukan atas nama Mili (33), dan Sain (40)," Jelasnya.(*)
Akibat Longsor, Desa Maliwowo Alami Kerugian Miliaran
By Unknown Mei 12, 2017 Berita Utama , Peristiwa
MALIWOWO, LUWU TIMUR - Pasca menerima informasi terkait bencana longsor yang melanda Desa Maliwowo Kecamatan Angkona pagi tadi sekitar pukul 050 wita, Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler turun langsung meninjau lokasi bencana tersebut, Jumat (12/05/2017).
Berdasarkan data dan Informasi yang di himpun dilapangan, korban meninggal dunia akibat musibah longsor ini mencapai 7 orang. Empat orang berjenis kelamin laki-laki yakni Darwis, Oga, Sul dan Haerul. Sementara dua orang lainnya berjenis kelamin perempuan yakni Nanni dan Erna.
Sementara korban yang mengalami luka-luka juga berjumlah 7 orang. Tiga orang berjenis kelamin laki-laki yakni Sandi, Ical dan Cummang. Sementara empat orang lainnya berjenis kelamin wanita yakni Sindi, Emi, Mama Sandi dan Mama Candra.
Para koban meninggal dunia tersebut saat ini telah di evakuasi oleh pihak BPBD Lutim beserta bala bantuan lainnya di RSUD I Lagaligo Wotu Lutim beserta korban luka-luka. Kerugian ditaksir miliaran rupiah.
Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler juga tampak ikut serta membantu proses evakuasi warga dilokasi bencana longsor termasuk memantau langsung proses pembersihan material longsor yang masih berada dijalan raya. Akibat bencana longsor ini, jalur trans malili-tarengge lumpuh sementara waktu.
Ditemui dilokasi bencana, Husler menghimbau seluruh warga agar tidak mendekati wilayah Longsor. Pasalnya kata Husler, dengan kondisi intensitas hujan yang masih tinggi, bencana longsor susulan, bisa saja terjadi.
"Saya imbau, warga jangan dulu mendekati area longsor, bencana susulan masih bisa saja terjadi. Apalagi jika melihat intensitas hujan yang cukup tinggi. Mencegah lebih baik" kata Husler dihadapan warga.
Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga mengatakan pemerintah daerah bersama seluruh elemen terkait telah melakukan berbagai upaya untuk membantu para korban dan mengupayakan agar jalur transportasi kembali berjalan normal.
“Kepada masyarakat yang ditimpa musibah dari Allah SWT agar tetap tabah dan bersabar. Bencana Ini adalah cobaan sekaligus peringatan bagi kita semua agar lebih peduli terhadap alam” ucapnya lagi.
Husler juga memerintahkan seluruh dinas terkait untuk menginventarisir langkah-langkah taktis yang diperlukan untuk membantu meringankan beban masyarakat. Hingga berita ini diturunkan, aktivitas alat berat masih terlihat memindahkan material longsor untuk melancarkan jalur transportasi Malili-Tarengge. (hms)
Desa Maliwowo Luwu Timur Tertimpa Longsor, Tujuh Tewas
By Unknown Mei 12, 2017 Berita Utama , Peristiwa
DESA MALIWOWO, LUWU TIMUR - Dusun Harapan Makmur Desa Maliwowo kabupaten luwu timur pada Jumat pagi 13 mei 2017 sekira pukul 05.30 Wita dilanda bencana tanah longsor. Akibatnya belasan rumah tertimbun tanah dan tujuh orang dinyatakan tewas serta belasan warga mengalami luka berat.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan longsor yang dipicu hujan deras menimbun rumah penduduk di Dusun Harapan Makmur Desa Maliwowo Kecamatan Angkona Kabupaten Luwu Timur sekitar pukul pukul 05.30 WITA.
"Berdasarkan data kami, bencana longsor menyebabkan 7 orang meninggal dunia, 7 luka berat, dan 14 rumah rusak tertimbun longsor. Longsor juga menutup lalu lintas jalan Trans Sulawesi–Tarengge Malili terputus karena tertimbun material longsor," tulis Sutopo.
Tujuh korban tewas yang teridentifikasi adalah Darwis, Oga, Nanni, Erna, Sri, Sul, dan Haerul.
Korban luka-luka dirujuk ke Rumah Sakit I Lagalilo Wotu. Seorang korban masih berupaya dievakuasi karena tertimbun longsor saat berada di dalam kendaraan.
Pencarian dan evakuasi korban oleh tim gabungan TNI, Polri, PU dan Pemadam Kebarakan masih terus dilakukan. Dikhawatirkan jumlah korban bertambah seiring upaya pencarian dilakukan.
Sutopo mengatakan, lokasi longsor belum ditangani seluruhnya dan longsor susulan masih terjadi di beberapa titik.
"Masyarakat dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi longsor. Hujan berintensitas tinggi masih berpeluang terjadi selama musim pancaroba hingga Mei 2017," ujar Sutopo.
Berdasarkan data BNPB, longsor adalah bencana yang paling banyak memakan korban jiwa selama tahun 2014, 2015, dan 2016.
"Jutaan masyarakat terpapar dari bahaya longsor dengan kemampuan mitigasi yang masih kurang. Masyarakat hendaknya mengenali ancaman di sekitarnya," lanjut Sutopo lagi.
Adapun Nama-Nama Korban MD sebanyak 7 orang :
1. Lk. DARWIS.
2. Lk. OGA
3. Per. NANNI.
4. Per. ERNA
5. Per. SRI
6. Lk. SUL
7. LK. HAERUL
Korban Luka Berat
1. Lk. SANDI
2. Per. SINDI
3. Per. Ma SANDI
4. Lk. ICAL
5. Per. EMI
6. Lk. CUMMANG
7. Per. Ma CANDRA
Adapun Rumah yang rusak tertimbun material longsor sbb :
1. Per. MADIA
2. Lk. DARWIS
3. Lk. ASRI
4. Lk. SUKARDI
5. Lk. RUSTAM
7. Per. Ma CANDRA
8. Lk. M. RIFAI
9. Lk. ELLI
10. Lk. BARMAN
11. Per. RABBINA
12. Lk. OGA
13. Lk. BANDI
14. Lk. CUNDDING
Kerugian materil di perkirakan sebanyak 2,5 M (dua koma lima milyar)
Arus lalulintas jalan Trans Sulawesi poros Tarengge- Malili terputus dan tertimbun menimbun tanah longsor.Kondisi tanah masih labil dan terjadi longsor susulan.
Jam 09.00 wita Bupati Luwu Timur Ir. H. Muh. Muh Thorig Husler tiba di TKP dan menghimbau warga untuk menjauh dari lokasi longsor.
























