Pengkajoang Rancang Perdes Sagu
By Anonim Juli 16, 2017 Berita Utama , Desa
Transparansi Desa Lewat Spanduk, Camat Malbar Imbau Kades Transparan
By Anonim Juli 14, 2017 Berita Utama , Desa
Mahasiswa Luwu Ciptakan Sistem e-APBDes
By Anonim Juli 13, 2017 Berita Utama , Desa
Desa di Toraja Bernama Lembang
By Anonim Juli 07, 2017 Berita Utama , Desa
Dana Desa Meningkat Signifikan di Luwu
By Anonim Juli 05, 2017 Berita Utama , Desa
Luwu Zona Merah Narkoba, Kasat Narkoba Akan Berantas Sampai Ke Pelosok Desa
By paloponews Juni 22, 2017 Berita Utama , Desa , Hukum
SPOTDESA- Kepala Satuan Narkoba Polres Luwu Akp Awaluddin menyatakan akan berantas narkoba sampai ke pelosok desa yang ada di kabupaten luwu.
Mantan kasat narkoba Polres Soppeng ini mengatakan peredaran narkoba sudah merambah ke wilayah pelosok sehingga kabupaten luwu masuk zona merah peredaran narkoba. Dirinya dan jajaran polres luwu khusus satuan narkoba menyatakan perang terhadap peredaran barang haram ini.
Peredaran narkoba di luwu sudah masuk zona merah,"kata Akp awaluddin saat menggelar silaturahmi dengan sejumlah awak media di Cafe news Seru Ya. Kamis 22 Juni 2017 malam.
Untuk memberantas narkoba di Luwu Akp Awaluddin akan membentuk tim khusus mengingat wilayah kabupaten luwu sangat luas.
Sulitnya menjangkau semua wilayah di luwu karena terbagi dua yang membatasi kota Palopo yakni walmas dan selatan sehingga peran serta masyarakat diharapkan ntuk segera melaporkan memberikan informasi bila menemukan adanya peredaran narkoba di wilayah kabupaten luwu.
Tiga Desa di Bone Tak Punya Kades
By Anonim Juni 20, 2017 Berita Utama , Desa
31 Desa Di Luwu Utara Rawan Bencana Longsor
By Unknown Juni 07, 2017 Berita Utama , Desa
MASAMBA, SPOTDESA.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebut 31 desa rawan bencana longsor di Kabupaten Luwu Utara.
Desa rawan bencana tersebar di kecamatan yang berada di wilayah pengunungan.Rampi, Seko, Rongkong, sebagian wilayan Kecamatan Sabbang, Masamba, dan Bone-bone.
"Untuk tanah longsor yang paling rawan desa yang berada sepanjang poros Sabbang-Rongkong-Seko dan sebagian wilayah Rampi," kata kepala BPBD Luwu Utara, Alauddin Sukri,
Sementara 27 desa rawan banjir berada di wilayah pesisir.
Antara lain Desa Kampung Baru dan Mari-mari di Sabbang.
Beringin Jaya, Lembang-Lembang, Mario, Polewali di Baebunta.
Wara, Limbong Wara, Cenning, Pombakka, Waelawi di Malangke Barat.Malangke, Petta Landung, Tandung, Benteng, Pince Pute, Tingkara, Ladongi di Malangke.
Tarra Tallu, Cendana Putih 1, Cendana Putih 2, Ujung Matajang di Mappedeceng.
Lino, Subur, Tolangi, Mulyorejo, Suka Mukti di Sukamaju.
"Penyebab utama banjir di Luwu Utara karena meluapnya air Sungai Rongkong dan Sungai Baliase," kata Alauddin.(sumber tribun)
Kepala Dusun Di Luwu Timur Dapat Motor Dinas
By paloponews Juni 04, 2017 Berita Utama , Desa
Bupati Luwu Timur Serahkan Bantuan Mobil Operasional Desa
By paloponews Juni 03, 2017 Berita Utama , Desa
Dana Desa Di Luwu Segera Cair
By paloponews Juni 01, 2017 Berita Utama , Desa
Dana Desa Belum Dicairkan di 11 Kabupaten di Sulsel, Ini Penyebabnya
By Unknown Mei 24, 2017 Berita Utama , Desa
SPOTDESA.COM-Dirjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan terpaksa menahan pencairan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Dana Desa tahun anggaran 2017 untuk 11 Kabupaten di Sulsel.
11 Kabupaten yang tertahan pencairan dana desannya diantaranya, Kabupaten Maros, Bone, Wajo, Jeneponto, Barru, Sidrap, Enrekang, Pinrang, Luwu, Luwu Timur dan Luwu Utara.
Kepala Wilayah Dirjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan, Marni Misnur mengatakan, alasan 11 Kabupaten belum dapat dicairkan dana desanya, karena belum menyelesaikan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana desa tahun anggaran 2016.
“Kita tidak akan mencairkan dana desanya, kalau laporan pertanggungjawaban penggunaan dana desa sebelumnya belum disetorkan ke Dirjen Perbendaharaan,” ujar Marni Misnur dalam konferensi pers di kantornya, Rabu 24 Mei 2017.
Menurut dia, permasalahan belum disetor pertanggungjawaban penggunaan dana desa tersebut dikarenakan berbagai faktor seperti keterlambatan penetapan APBD, adanya Pilkada, keterbatasan SDM di desa dan tenaga pendamping.
Olehnya itu, kepala daerah diharapkan dapat turun ke desa guna meningkatkan kapasitas SDM aparatur desa sehingga mampu mengadministrasikan dana desa secara akuntabel.
“Kami hanya membutuhkan waktu 2 hari untuk menyalurkan dana desa langsung ke Rekening Kas Desa (RKD), asalkan memenuhi syarat peraturan daerah mengenai APBD tahun anggaran berjalan, menyetor laporan realisasi penyerapan dana dan capaian output kegiatan DAK fisik tahun sebelumnya,” tutupnya.
Diketahui jumlah pagu untuk Sulsel pada tahun anggaran 2017 sebesar Rp1.820.518.000, dari jumlah tersebut, telah disalurkan melalui Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) sebesar Rp410.800.228.049 atau 100 persen dari hasil yang diterima.
Kades Lamasi Pantai, Hadiahkan Laptop Bagi Siswa Berprestasi
By Anonim November 14, 2016 Berita Utama , Desa
"Program pemberian hadiah untuk siswa berprestasi ini, saya lakukan tiap tahun bagi siswa Madrasah Ibtidaiyah dan SMKN 1 Walenrang Timur," cetus, Kades Lamasi Pantai Justam S.Kom. Senin, 14/11/16.
Pemberian hadiah untuk siswa yang berprestasi di SMKN 1 Walenrang Timur, merupakan stimulus dan motivasi bagi para siswa untuk lebih giat belajar demi meningkatkan kualitas dan pengetahuan siswa.
"kami berikan hadiah berupa Laptop bagi siswa yang beprestasi sebagai dorongan dan motivasi agar lebih giat belajar," tuturnya.
Dalam penyerahan hadiah untuk siswa berprestasi, dihadiri Pemerintah Desa, Kepala Sekolah SMKN 1 Walenrang Timur, dan Orang Tua Siswa.
Penulis : Muh.Ilham
Editor : Mawardi Hermawan
Ini Daftar Kode Pos Desa di Kabupaten Luwu Utara Sulsel
By Anonim November 01, 2016 Berita Utama , Desa
Di Kabupaten Luwu Jumlah Desa 202 dan 20 Kelurahan
By Anonim November 01, 2016 Berita Utama , Desa
![]() |
| Bupati Luwu H.Andi Mudzakkar bersama Walikota Palopo HM.Judas Amir |
Di Kabupaten Luwu Timur 11 Kecamatan dan 127 Desa
By Anonim November 01, 2016 Berita Utama , Desa
![]() |
| Kantor Bupati Luwu Timur |
SPOTDESA - Kabupaten Luwu Timur merupakan salah satu wilayah di Provinsi Sulawesi Selatan. Secara administratif kewilayahan Kabupaten Luwu Timur memiliki 11 kecamatan dan 127 desa / kelurahan.
97 Persen Dana Desa Tersalurkan di Sanggau
By Anonim November 01, 2016 Berita Utama , Desa
Tim Inspektorat Luwu Tinjau Bangunan Fisik Desa
By Anonim Oktober 31, 2016 Berita Utama , Desa
![]() |
| Tim inspektorat, saat meninjau sejumlah proyek di Desa Larelare, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, pekan kemarin. |
Pekan kemairn, Inspektorat menyambangi Desa Lare-Lare Kecamatran Bua, dalam rangka pemeriksaan pengeloalan keuangan dan aset desa.
Dalam pemeriksaan itu, berfokus pada pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah desa, yang menggunakan anggran Dana Desa (APBDes) dan juga Alokasi Dana Desa (ADD) untuk tahun 2016. Dari bebarapa tim di bagi ke seluruh desa yang ada di Kabupaten Luwu.
Pemeriksaan dilakukan untuk program pekerjaan fisik yang dilaksanakan oleh Pemdes Desa Lare-Lare yakni, pembangunan Drainase yang ada di beberapa titik, pembangunan talud dan plat duicker.
Pemerikasaan itu disesuaikan dengan RAB dari pemerintah desa, yang dilihat secara langsung oleh tim Inspektorat yang diketuai oleh Raba.
Dari beberapa item pekerjaan yang ditinjau dan diperiksa langsung oleh anggota tim inspektorat, dalam pemeriksaanya dilakukan dengan mengukur panjang, lebar, dan kualitas bangunan, untuk disesuaikan dengan RAB proyek bangunan tersebut.
Sebelumnya, untuk semua proyek yang menggunakan anggran tahun 2016 yang di kelola oleh Pemerintah Desa sebelumnya dirapatkan dan di musyawarakan kepada masyarakat mengenai program-program kerja yang akan dilaksanakn untuk tahun 2016 ini, selain pengajuan program bangunan fisik. Pemanfaatn keuangan desa juga untuk program pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Tim Inspektorat, Rabah Alang SE, usai melakukan peninjaun dan pemeriksaan secara langsung ke lapangan ke beberapa titik bangunan tersebut. Ia mengatakan kalau pekerjaan yang dilaksanakan oleh Pemdes Lare-Lare sudah cukup baik dan layak.
"Kita sudah lakukan pemerikasaan semua program kerja yang dilaksanakan sudah sesuai dengan RAB yang di ajukan oleh Pemdes kepada kami, untuk pelaksanaan pembangunan Desa Lare-Lare sekitar 75 persen, tinggal hanya ada beberapa bangunan seperti darinase yang belum selesai, namun kami berharap agar Pemdes segera menyelesaikan sisa-sisa pekerjaan yang belum selesai," jelasnya, saat di temui di lokasi, pekan kemarin.
Selain, desa yang ada di Kecamatan Bua, anggota tim inspektorat juga melakukan peninjauan pembagunan fisik di beberapa desa di wilayah Walenrang Timur dan Walenrang, diantaranya Desa Tabah, Desa Suka Damai, dan Desa Lalong.
Ketaua anggota tim Inspektorat untuk wilayah Waltim dan walenrang yang di ketuai oleh A. Suhar Kanna, mengatak ke 3 desa yang berhasil kami lakukan pemeriksaan terkait ukuran dan kualitas bangunan sudah terbilang layak dan sesuai dengan RABPdes.
"Program kerja yang dilakukan oleh pemerintah desa yang ada di wilayah Walmas sudah cukup baik, bahkan di Desa Suka Damai ada tambahan panjang darinase yang mereka banguna, kemudian pembagunan fisik desa tersebut dilakukan dengan cara melibatkan masyarakat langsung, hal ini sangat bagus," ungkap A Suhar.
Ia menambahkan kalau bangunan yang telah dilaksnkan oleh Pemdes, hanya tinggal dilakukan pemeliharaan saja.
"Bangunan yang telah selesai,ini harus di pelihara jangan sampai rusak, karena yang akan menikmati ini bukanlah orang lain pastilah masyarkat di desa ini," terangnya.(***/ilf)






































